Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Mei 2015

Ayah, aku rindu



Ayah, aku rindu
                                                                                     Oleh : Ai Nurhalimah
Dentingan jam menertawaiku kau..!
Aku pun berpaling , aku pergi
Hatiku bergetar.kini akupun berlari
Sisa manakah dirimu ayah tolong aku
Aku terjatuh .tersedu ,menangis
Terluka bathinku lara ayah 
Ayaaaaaaaaaaah !
Aku rindu padamu , aku ingin jumpa denganmu .
Aku selalu terjatuh
Aku tak mampu, aku kaku ayah
Ayaaaaaaah !
Kaulah orang kedua setelah ibu
Dan walaupun kedua, aku sangat menyayangimu
Sangat ayaaaaah.!
Aku kagum akan ketegasanmu, kepemimpinanmu, wibawamu dan dirimu
Ayah!

MENGGENGGAM HADIRMU



MENGGENGGAM HADIRMU….  
                                                             
                                                            Oleh : Ai Nurhalimah
Disetiap sunyi dalam malamku… 
Angin sepoy lagi-lagi hanya menggoda…
Hatiku hanya termanggu dalam hadirmu
Sungguhkah ini?
Rinduku … rasamu yang kurasa
Nestapalah nian diriku..
Hatiku…
Rindu akanmu
Dimanakah awan itu? Dimanakah….
 Kuinginkan pilang,aku….
Tersedu aku , menggenggamu..
Dalam kesunyian bathinku.. 

Senin, 25 Mei 2015

Akankah Ku Raih



Akankah Ku Raih
Aku tahu…
Hidup memang butuh kasih sayang
Serta cinta yang hakiki
Tapi…
Dimanakah dan kapankah
Segalanya akan kuraih
Haruskah ku menanti dan mencarinya
Tuhan…
Berilah semua kenyataan
Agar senantiasa hidup ini selalu indah
Hanya padamulah aku serahkan semua

Menanti Kejujuran



Menanti Kejujuran
Seribu bayang hitam masa silam
Yang erat tersimpan didalam hati
Sudahkah kering semua kegetiran
Yang tak mungkin dirobohkan
Walau lirih bisikmu terdengar
Sudah cukup tuk ungkapkan heningnya malam
Kau lepaskan semua kecewa dalam desah
Peluk jiwaku didalam jalanmu
Aku disini berdiri
Mencoba tuk selalu temani
Aku disini menanti tanpa kata
Dibawah langit tinggi

Menggapai Bahagia



Menggapai Bahagia
Terkadang hidup tak bisa membuat kita merasa hidup
Tapi hidup merupakan peliharaan kita
Maka hidup bisa bahagia
Jika kita memberi makan ia dengan kebahagiaan
            Memang dengan kebahagiaan
            Kita bisa merasakan hidup yang indah
            Yang penuh dengan warna warni kemilauan bintang
Huh…
Tapi yang sulit adalah
Memberi pakannya itu
Kebahagiaan tak semudah memejamkan mata